Pascasarjana, 14 Mei 2024

Teliti Pengelolaan Limbah Usaha Ternak Sapi, Afriani H Berhasil Raih Nilai A dan Sandang Gelar Doktor Ilmu Pertanian


BERHASIL melakukan penelitian dengan judul disertasi Keragaman Tingkat Penerapan Teknik Pengelolaan Limbah Usaha Ternak Sapi di Provinsi Jambi, Afriani H berhasil meraih nilai A (85) dan berhak menyandang Gelar Doktor Ilmu Pertanian, Program Studi Ilmu Pertanian Program Doktor Pascasarjana Universitas Jambi. Dalam Ujian Promosi Doktor tersebut bertindak sebagai Ketua Tim Sidang yang juga Direktur Pascasarjana Universitas Jambi Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si, Sektretaris yang juga Ketua Prodi Ilmu Pertanian Program Doktor Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc, Promotor, Prof. Dr. Ir. Adriani, M.Si, Co Promotor Dr. Firmansyah, S.Pt.,M.P, Co Promotor Dr. Bagus, Pramushinto, S.Pt.,M.Sc, Penguji Eksternal Dr. Ir. Safrial, M.S, Penguji Prof. Dr. Ir. Afzalani, M.P, Penguji Dr. Ir Mairizal, M.Si dan Penguji Dr. Ir. Nahri Idris, M.Sc.

“Promovenda berhasil meneliti yang sangat bagus dengan menerapkan teknologi sebagai inovasi didalam pengelolaan limbah ternak, terutama ternak sapi yang nanti yang nanti bermanfaat bagi masyarakat, kami berharap dari penelitian Promovenda dapat diimplementasikan bagi masyarakat, karena teknologi yang digunakan atau inovasi yang ditemukan dapat dimanfaatkan bagi masyarakat,” harap Direktur Pascasarjana Universitas Jambi Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si kemarin (14/5).
Sementara, Sektretaris yang juga Ketua Prodi Ilmu Pertanian Program Doktor Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc mengucapkan selamat kepada Afriani H, yang merupakan lulusan kelima Program Studi Ilmu Pertanian Program Doktor Pascasarjana Universitas Jambi, dan hasil penelitian Promovenda sangat bagus dan implementatif.

“Terutama dengan mengingat bahwa kita Provinsi Jambi masih perlu meningkatkan populasi sapi untuk memenuhi populasi sapi, disatu sisi pengadaan sapi akan mengeluarkan fases (kotoran, red), dan fases inilah yang dijadikan objek penelitian oleh Promovenda, bagaimana mengelola kotoran sapi menjadi produk yang berharga dan bisa digunakan oleh tanaman, terutama tadi produknya kompos,” terang Sektretaris yang juga Ketua Prodi Ilmu Pertanian Program Doktor Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc.
“Apabila hasil penelitian diimplementasikan, karena kebetulan Penguji Eksternal Dr. Ir. Safrial, M.S yang merupakan mantan Bupati Tanjab Barat. Beliau (Dr. Ir. Safrial, M.S, red) yang telah menggagas perbanyak populasi sapi, namun tinggal saat ini bagaimana mengelola limbah sapi menjadi nilai ekonomis,” ujarnya.

Afriani H. mengatakan, alasan diirnya mengangkat penelitian tersebut karena memang ini limbah, karena limbah ini dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik, sehingga dirinya mencoba untuk mengembangkan teknik pengelolaan limbah kotoran sapi, agar bisa dijadikan satandar bagi para petani peternak, yang nantinya produk tersebut menjadi produk yang berkualitas dan menghasilkan.
“Diharapkan penelitian dapat diimplementasikan ditingkat peternak sapi, yang didiukung berbagai pihak seperti pemerintah, perguruan tinggi maupun pihak swasta,” tandas Afriani H.